Tebo, 12 Juli 2026 – Pondok Pesantren Terpadu Al-Kautsar Tebo mengikuti Gerakan Nasional Ruang Aman dan Nyaman untuk Pesantren dan Madrasah Ramah Anak yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia secara daring, pada Minggu (12/07/2026). Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri, dewan guru, serta tenaga kependidikan sebagai bentuk komitmen pondok dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.
Kegiatan yang dipusatkan secara nasional tersebut menghadirkan Menteri Agama Republik Indonesia sebagai narasumber utama. Melalui siaran langsung, Menteri Agama menyampaikan pentingnya membangun budaya pendidikan yang mengedepankan kasih sayang, penghormatan terhadap hak-hak anak, serta penguatan karakter peserta didik di seluruh lembaga pendidikan keagamaan.
Di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kautsar, kegiatan dilaksanakan di aula utama pondok dengan memanfaatkan fasilitas proyektor dan perangkat multimedia sehingga seluruh peserta dapat mengikuti jalannya acara dengan baik. Para santri tampak antusias menyimak setiap materi yang disampaikan, mulai dari pentingnya perlindungan anak, pencegahan perundungan (bullying), hingga membangun lingkungan belajar yang sehat, aman, dan menyenangkan.
Dalam arahannya, Menteri Agama menegaskan bahwa pesantren dan madrasah memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak mulia, rasa saling menghormati, serta kepedulian terhadap sesama. Oleh karena itu, seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama diharapkan terus memperkuat budaya ramah anak dengan mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan, keadilan, dan kasih sayang.
Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh warga Pondok Pesantren Terpadu Al-Kautsar dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan fisik, verbal, maupun psikologis. Seluruh santri diharapkan mampu menjadi pribadi yang saling menghargai, menjaga persaudaraan, serta menjadikan akhlakul karimah sebagai landasan dalam kehidupan sehari-hari.
Pimpinan Pondok Pesantren Terpadu Al-Kautsar menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam Gerakan Nasional ini merupakan bagian dari upaya mendukung program Kementerian Agama dalam mewujudkan Pesantren dan Madrasah Ramah Anak. Lingkungan pesantren yang aman dan nyaman diyakini akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan karakter, prestasi akademik, serta pembentukan kepribadian santri yang unggul.
Melalui kegiatan ini, Pondok Pesantren Terpadu Al-Kautsar semakin mempertegas komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan yang berorientasi pada perlindungan hak-hak anak. Dengan sinergi antara pimpinan pesantren, dewan guru, tenaga kependidikan, orang tua, dan seluruh santri, diharapkan terwujud lingkungan belajar yang kondusif, harmonis, serta mampu mencetak generasi Islami yang berakhlakul karimah, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Semangat "Ruang Aman dan Nyaman untuk Anak" diharapkan tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi budaya yang terus diterapkan dalam setiap aktivitas pendidikan di Pondok Pesantren Terpadu Al-Kautsar, sehingga pesantren benar-benar menjadi rumah kedua yang memberikan rasa aman, nyaman, dan penuh kasih sayang bagi seluruh santri.



0 Komentar